TED

Pernah dengar pepatah yang mengatakan “Hati-hatilah dengan harapanmu”? Kita nggak akan pernah tahu harapan mana dari sekian banyak harapan yang kita panjatkan bisa terwujud.

Begitulah yang dialami John Bennet (John kecil diperankan oleh Bretton Manley, John dewasa diperankan oleh Mark Wahlberg), seorang anak laki-laki yang nggak punya seorang pun teman. Saat Natal, John mendapatkan hadiah natal berupa sebuah boneka beruang dari kedua orangtuanya. John senang bukan main. Ia menganggap boneka itu sebagai sahabat satu-satunya dan memberinya nama Teddy yang kemudian dipanggil dengan nama Ted.

Belum puas dengan Ted yang nggak bisa bergerak dan berbicara, John pun memanjatkan permohonan agar Ted bisa hidup layaknya manusia. Miracle does exist, saat John bangun keesokan harinya, Ted sudah berubah menjadi sesuai harapan John. Mereka pun berjanji untuk menjadi sepasang sahabat selamanya.

27 tahun kemudian, John dan Ted sudah sama-sama dewasa dan banyak yang telah berubah kecuali persahabatan mereka. Kini Ted bukan lagi boneka beruang yang polos dan lucu. Ted telah menjadi boneka beruang yang memiliki gaya hidup bebas dan selalu berpikiran mesum. Sementara John juga sudah bukan lagi seorang bocah kesepian. Ia sudah memiliki seorang kekasih dan juga beberapa teman kerja, meskipun John masih menganggap Ted adalah sahabat sejatinya.

Masalah timbul saat Lori Collins (Mila Kunis), perempuan yang sudah menjadi kekasih John selama empat tahun, mulai merasa terganggu dengan kehadiran Ted di sisi John. Lori menganggap Ted lah penyebab ketidakdewasaan John. Bagi Lori Ted hanyalah penghambat bagi kemajuan hidup John.

Di sinilah persahabatan John dan Ted diuji. John terjebak di antara dua pilihan sulit, Lori atau Ted, yang sama berharganya bagi John.

Favourite Part

Saat Ted dan John berpisah untuk yang pertama kalinya. Ted terpaksa harus pindah dari apartemen John dan tinggal di apartemennya sendiri setelah ia diusir oleh Lori akibat ulahnya. Sedih juga lihat mereka berdua harus terpisah setelah selama 27 tahun selalu bersama.

Bagian lain yang menjadi favorit saya adalah saat Ted mendatangi Lori untuk memohon pada Lori agar mau memaafkan John. Untuk itu, Ted berjanji untuk pergi dari kehidupan John. Di situ saya melihat sosok Ted yang berbeda. Dalam sekejap imej Ted yang hobi hura-hura dan mesum hilang berganti menjadi sosok sahabat yang begitu tulus menyayangi sahabatnya.

Kesimpulan

Film ini sangat menghibur. Ceritanya ringan namun nggak terkesan klise. Dan sosok Ted benar-benar ‘termanusiakan’, ini menjadi poin utama dalam film ini. Saya nggak sempat mengantuk sedetik pun saat menonton film ini. Selain itu si cantik Mila Kunis juga menambah warna film ini.

Satu yang perlu diingat, meskipun karakter utamanya adalah boneka beruang, film ini sama sekali bukan ditujukan untuk anak-anak. Terdapat banyak konten dewaasa dalam film ini. Jadi para orangtua, jangan pernah mengajak anak-anak menonton film ini.

Star : 4

Advertisements

4 comments on “TED

  1. Teguh Puja says:

    Sempat sebelum PK 2 keluar, ada keinginan nonton ini, cuma gak jadi, haha. Soalnya takut geje. x)

    Tapi bolehlah kalo sekarang, reviewnya membantu sekaliii rin. 😀

  2. arjuninho10 says:

    ringan dan gak perlu banyak mikir nonton filmnya
    dan buat cowo2..penampilan mila kunis udah cukup alasan untuk nonton film ini 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s