Kamu Manis, Kataku

Eye shadow, sudah. Blush on, sudah. Aku memoleskan lipstik warna peach kesukaannya sebagai sentuhan terakhir di bibirnya. Selesai.

Aku tersenyum puas seraya mengagumi lukisanku di atas wajahnya. Jika ia melihatnya ia pasti akan berteriak histeris lalu memelukku seraya berterimakasih. Seperti dulu, saat aku mendandaninya untuk pertama kali. Waktu itu aku terkejut setengah mati akan reaksinya. Selama tiga tahun aku menjalani karirku sebagai penata rias, belum pernah sekalipun aku menemui pelanggan yang segembira dia akan hasil kerjaku. Aku tersentuh, senyuman tulusnya tidak pernah bisa kulupakan sejak itu.

Kusentuh bibir tipisnya. Bibir yang mungkin sudah beratus kali kukecup yang selalu dibayarnya dengan senyuman favoritku. Ah, seluruh memori tentangnya seketika melesak masuk ke dalam benakku. Suara manjanya saat memanggil namaku, belaian lembutnya di punggungku saat aku lelah, dan pancaran matanya yang selalu tampak antusias saat mendengarkan cerita-ceritaku.

Aku menggigit bibirku kuat-kuat. Perih. Namun tidak seperih luka di hatiku. Tiba-tiba aku ingin memakinya karena telah tega membuatku menderita seperti ini tapi tidak ada satupun makian yang sanggup meluncur dari mulutku. Aku terlalu mencintainya. Bahkan aku sengaja menawarkan diri untuk mendandaninya hari ini sebagai hadiah terakhir dariku untuknya.

Kupandangi wajahnya sekali lagi. Bukan, bukan riasanku yang membuatnya tampak sempurna melainkan struktur wajahnya sendiri yang memang sudah sempurna.

“Kamu manis,” kataku lirih. Dia lebih suka disebut manis ketimbang cantik.

Dia tersenyum padaku. Kunikmati senyuman terakhirnya itu sebelum dia dibaringkan di dalam peti mati.

Advertisements
This entry was posted in Fiction.

6 comments on “Kamu Manis, Kataku

  1. hahahahahha iya bukan horror itu sedih, tapi serem.
    tulisannya bagus, by the way 🙂

  2. sedih koq, tapi merinding. keep writing *\o/*
    masih ada 12 hari lagi :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s